7 Metode Untuk Meningkatkan Anakan Padi

7 Metode Untuk Meningkatkan Anakan Padi

Peningkatan produktivitas padi merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh setiap petani.

Kunci untuk meningkatkan produktivitas padi terletak pada jumlah anakan yang aktif dan produktif. Akan tetapi, memperbanyak anakan padi tidaklah mudah.

Berbagai faktor seperti varietas padi, umur benih, jarak tanam, kedalaman tanam, pemupukan, irigasi, dan kontrol hama dan penyakit mempengaruhi jumlah dan kualitas anakan.

BACA JUGA: Rahasia Terungkap! Cara Ampuh Meningkatkan Jumlah Anakan Padi Produktif

Cara Memperbanyak Anakan Padi

Berikut ini tujuh metode jitu yang dapat Anda lakukan untuk memperbanyak anakan padi pada sawah maupun tabela Anda:

  1. Pemilihan Varietas Padi: Varietas padi yang memiliki potensi anakan yang banyak dan tahan terhadap hama dan penyakit sangat dianjurkan. Varietas seperti Inpari 32 dan Inpari 42 memiliki karakteristik tersebut.

  2. Menanam Benih Muda: Sebaiknya menanam benih padi yang berumur 10-15 hari. Benih muda mempunyai kemampuan untuk menghasilkan anakan lebih banyak dibandingkan dengan benih yang lebih tua.

  3. Pengaturan Jarak Tanam: Jarak tanam yang lebar (sekitar 20-25 cm antar baris) dapat memberikan ruang untuk perkembangan akar dan anakan padi.

  4. Tanam Benih Dangkal: Benih padi sebaiknya dituang dangkal dengan kedalaman ideal 2-3 cm. Ini memfasilitasi perkembangan akar dan anakan padi.

  5. Pemberian Pupuk Nitrogen atau Urea: Pupuk ini sebaiknya diberikan sedini mungkin untuk mendorong pembentukan daun dan anakan padi.

  6. Pengairan Tanaman Secara Berselang: Cara ini melibatkan pengkondisian tanaman agar kering dan tergenang secara bergantian. Metode ini membantu untuk mendorong pertumbuhan anakan.

  7. Pengendalian Hama dan Penyakit: Hama dan penyakit dapat mengurangi jumlah anakan padi. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit secara teratur dan tepat sangat penting.

Dengan menerapkan tujuh metode di atas, diharapkan Anda dapat memperbanyak anakan padi sawah atau tabela Anda dan meningkatkan produktivitas padi secara signifikan.

Tips Praktis untuk Memperbanyak Anakan Padi Produktif

Dari channel @PANDU FARM, saya menemukan cara mudah yang bisa membantu teman-teman petani untuk memperbanyak anakan padi produktif. Langkah ini bukan hanya sekedar memperbanyak anakan, tetapi juga membuat anakan padi yang produktif dan tahan terhadap serangan hama.

Langkah Dasar Memperbanyak Anakan Padi Produktif

Langkah dasar untuk memperbanyak anakan padi produktif melibatkan beberapa tahapan penting. Pertama, kita harus menciptakan kondisi lingkungan yang sesuai untuk tanaman padi muda. Ini meliputi pengaturan suhu, kelembaban, dan cahaya yang tepat.

Kedua, kita harus menanam bibit yang masih muda. Bibit yang muda memiliki potensi lebih besar untuk berkembang menjadi tanaman yang produktif. Selanjutnya, tanamlah cukup 2-3 bibit dalam satu rumpun. Ini akan membantu tanaman tumbuh lebih sehat dan kuat.

Terakhir, lakukan sistem pengairan berselang. Sistem pengairan ini berguna untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah terjadinya kekeringan yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman.

Langkah Pendukung Memperbanyak Anakan Padi Produktif

Setelah melaksanakan langkah dasar, ada beberapa langkah pendukung yang bisa kita lakukan. Pertama, berikan pupuk dasar minimal satu hari sebelum pindah tanam. Pupuk ini akan membantu tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang.

Kandungan unsur hara dari pupuk dasar adalah phospat atau fosfor. Akan jauh lebih bagus jika ditambahkan pupuk dengan kandungan mikroorganisme dari kelompok fungi dan bakteri bermanfaat bagi tanaman.

Untuk mencegah tanaman asem -aseman maka tambahkan pupuk yang bisa menaikkan PH tanah.

Berikan juga nutrisi menggunakan pupuk dengan kandungan Kalsium dan Nitrogen. Kapan waktunya …?

Bisa dilihat dari ciri2 fisik tanaman yaitu ketika sudah mulai keluar daun baru. Pemberian pupuk kalsium di masa masa awal ini bisa mempengaruhi pertumbuhan pada titik tumbuh tanaman baik titik daun baru maupun titik akar tepatnya bulu-bulu akar.

Nutrisi ini sangat penting untuk pertumbuhan tanaman padi. Selanjutnya, berikan pupuk susulan pertama dengan kandungan Nitrogen.

Selain itu, berikan nutrisi sepray dengan kandungan mono ammonium Phospat dan Nitrogen. Ini akan membantu tanaman memperoleh nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang. Kapan waktunya …?

Ketika tanaman sedang aktif-aktifnya membentuk anakan ditandai dengan munculnya 1-2 tunas baru untuk usianya antara 15 – 20 hari. Pada saat bersamaan tambahkan ZPT bisa menggunakan DECAMON, kalau nggak ada bisa menggunakan ATONIK, 

Ingat, anakan padi yang baik adalah anakan yang aktif dan produktif. Dengan menerapkan cara mudah ini, Anda akan memiliki anakan padi yang berkualitas dan siap untuk menghasilkan bulir malai yang melimpah

Terakhir, kendalikan hama yang biasa menyerang tanaman muda. Hama bisa merusak tanaman dan mengurangi produktivitas anakan padi.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

Author: NutaniMan ~ Nutaniman is a man behind nutani blog. Saya telah pengalaman lebih dari 15 tahun bekerja pada industri agrokimia, ini adalah cara saya membagikan apa yang saya ketahui yang terkait dengan tani, pertanian, bisnis pertanian, dan hal lain yang berkaitan dengan dunia petani. Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

<