Categories: Pupuk Organik

Jamur JAKABA Sebagai Pupuk Organik Cair

Apa itu Jamur JAKABA

Berdasarkan terlusuran dari beberapa artikel dan video mengenai JAKABA, jamur ini ditemukan oleh Aba Junaidi Sahidj, sebagai pupuk cair tanaman dan dapat diaplikasikan pada tanaman untuk mengatasi yang tanaman kerdil.

Cek video penemuan Awal Mulanya Ditemukan JAKABA di Chanel Yutubenya Disini.

Jakaba atau singkatan dari kejamur keberuntungan abadi terbentuk dari air cucian beras yang diperam.

Beberapa Bakteri Yang Dihasilkan dari Air Cucian Beras.

Bakteri Pseudomonas fluorescens

Adalah sejenis mikroba atau mikroorganisme yang beradaptasi serta mengkloning dengan baik pada sistem perakaran (akar tanaman) serta mempunyai keunggulan untuk mensintesis metabolit untuk proses menghambat perkembangbiakan patogen.

Bakteri Pektolitik pektin

Bakteri ini adalah sejenis mikroba yang mensintesis karbohidrat dan Asam Amino untuk menghasilkan hormon tumbuh atau ZPT.

Bakteri Xanthomonas maltophilia

Bakteri ini menginfeksi sel hama Embun Tepung karena perkembangbiakannya pesat di atas suhu 33oC dan ketersediaan lisis dalam jumlah besar.

Cara Mendapatkan Jakaba

Jamur Jakaba atau jamur keberuntungan abadi karena untuk mendapatkannya sedikit banyak memerlukan faktor keberuntungan.  Tidak serta merta didapatkan begitu saja.  Terkadang harus beberapa kali mengulang dengan berbagai bahan tambahan. 

Saya saja harus mengulang sebanyak 3 kali.  

Beberapa orang yang mencoba memancing jamur jakaba, menambahkan material lain diantaranya seperti nasi yang masih baru, akar bambu, dedak, sabut kelapa, tongol jagung, dll.  Ke dalam larutan air cucian beras. 

Tetapi beberapa orang mendapatkan jamur jakaba hanya dengan air cucian beras saja.

Menurut penemunya jakaba di dapat dari bekas air cucian beras atau di kenal air leri kemudian di masukan kedalam wadah seperti tong plastik atau bak plastik yang bersih.  Tutup atasnya dengan kainhingga menutupi mulut wadah tersebut.  Saya sendiri menggunakan tisu, karena tempat membuatnya dari topless.

Taruh wadah tempat yang teduh tidak terkena sinar matahari langsung atau bersuhu ruangan di dalam rumah selama 15 hari atau bahkan lebih.  Jika beruntung muncul bakal jamur jakaba yang berwarna bintik-bintk merah.   Lanjutkan terus penutupan biarkan hingga tumbuh besar sesuai dengan keinginan.

Apabila setelah menunggu 1 bulan tidak muncul juga bahan jakaba, maka mulailah dari tahap awal.

Ciri-ciri Jamur Jakaba

Pada bagian atas jamur berwarna coklat secara keseluruan mirip dengan coral karang tekstur renyah

Pada bagian bawah berwarna kehijauan tekstur kenyal agak mirip karet tapi mudah patah atau hancur.

Cara Memperbanyak Jamur Jakaba

Memperbanyak jamur keberuntungan abadi ini lebih mudah dari pada mendapatkan awalnya. Memperbanyak hanya membutuhkan sedikit saja jamur Jakaba kemudian kembang biakan pada air leri atau air bekas cucian beras dan tutup.  Prosesnya sama seperti cara memancingnya pertama kali.

Tunggu hingga 14 hari kemudian buka wadah bila jamur Jakaba berkembang.  Lakukan terus demikian sampai kita mendapatkan jumlah jakaba yang diinginkan.

Apa Manfaat jamur Jakaba

Selain penjelasan di atas air cucian beras dapat untuk mendapatkan Jamur Jakaba, atau untuk mengembang biakannya,

1. Mempercepat pertumbuhan tanaman yang kerdil

Ketika Sobat menyemai bijian tanaman pasti menemukan tanaman yang lambat pertumbuhannya di bandingkan sebayanya dengan perlakuan yang sama, mungkin penyebabnya beragam antara faktor genetik hingga pada percampuran media tanam yang tak merata bisa juga di akibatkan oleh hama penyakit bawaan atau endemik lahan penanaman.

2. Memperpanjang Umur Tanaman

Umur tanaman memang berbeda ada tanaman yang setelah menghasilkan mati karena faktor asli tanaman tersebut, dengan mengaplikasikan jamur air leri yang bernama Jakaba ini tanaman bisa panjang usia tanaman Rati atau jenis terong.

3. Mengatasi fusariun

Fusarium yang diakibatkan oleh cendawan, Fusarium adalah salah satu genus cendawan berfilamen yang banyak ditemukan pada tanaman dan tanah Fusarium merupakan patogen pada tanaman yang dapat menyebabkan penyakit hawar

Bagaimana Cara Aplikasi Jamur Jakaba Sebagai Pupuk Organik Cair

Jamur Jakaba dapat diaplikasikan dengan cara ditabur, spery ataupun kocor.   Jamur ini cocok untuk semua jenis tanaman, semua musim tanam,  tanaman musiman, tanaman tahunan, sayuran, buah-buahan, palawija, bahkan di aplikasikan ke tanaman hias.

Caranya ambil jakaba secukupnya kemudian hancurkan dengan blender agar halus tambahkan air leri secukupnya setelah jadi, ramuan di atas sebanyak 800 mili kemudian tambahkan air sebanyak 20 liter sesuaikan dengan kebutuhan untuk dosis gunakan perbandingan.

Pengaplikasiannya bisa untuk kocor atau di semprotkan keseluruh bagian tanaman menurut keterangan beliau

Unsur dan Kandungan Jamur Jakaba

Diketahui air cucian beras mengandung 90% karbohidrat yang berupa pati, vitamin, mineral serta berbagai protein.

Karbohidrat dalam jumlah yang tinggi akan membantu proses terbentuknya hormon tumbuh berupa Auksin, Giberelin dan Alanin. Ketiga jenis hormon tersebut bertugas merangsang pertumbuhan pucuk daun, mengangkut makanan ke sel-sel terpenting daun dan batang.

Unsur tersebut di perkirakan jamur Jakaba terbentuk dari air cucian beras. Namun untuk memastikan kandungan yang sebenarnya dari jamur Jakabar ini perlu penelitian lebih lanjut.

Nutani

Saya ingin membagikan apa yang saya ketahui yang terkait dengan tani, pertanian, bisnis pertanian, dan hal lain yang berkaitan dengan dunia petani. Selengkapnya Disini

View Comments

Recent Posts

Bagaimana Cara Pemupukan Yang Baik Dan Benar

Pemupukan alias memberi pupuk, adalah pekerjaan yang kelihatannya spele dan mudah.   Namun pekerjaan ini ternyata…

1 week ago

Ingin Tahu Berapa Harga Kunyit Hitam Di Pasaran?

Apa itu Kunyit Hitam Kunyit hitam berasal dari Negara India, disana dijadikan sebagai tanaman obat…

3 weeks ago

Jakaba itu Jamur Atau Protista?

Sampai saat ini “Jamur JAKABA” ini masih jadi polemik.  Tidak hanya mengenai apakah ini termasuk…

1 month ago

Kipahit, Tanaman Pengganggu (Gulma) yang Banyak Membantu Petani

Pada post sebelumnya mengenai “Cara Membuat Compost Tea Ala Bunkai” disebutkan bahwa salah satu komponen…

1 month ago

Apa Perbedaan Antara Kompos Tea (Compost Tea) dengan Kompos

Hasil penelitian Purnomo dkk (19 ... ) dari Universitaas Lampung, menunjukan “Aplikasi Compost Tea Dan…

1 month ago

Manfaatkan Bakteri Agar Pupuk Kimia Lebih Cepat Diserap Tanaman

Permintaan dunia akan pupuk kimia terutama yang mengandung hara N (Nitrogen) seperti Urea dan Amonium…

1 month ago