Silika Hara Penting Tanaman Padi, Gunakan Silika Cair Tenaz

Silika Hara Penting Tanaman Padi, Gunakan Silika Cair Tenaz

Silika, Silikat, atau Silikon (Si) merupakan unsur hara yang memberi banyak manfaat bagi tanaman padi, juga tanaman akumulator Silika lainnya seperti jagung dan tebu.  Peran Hara Si bagi tanaman unsur hara Silika dapat menstimulasi fotosintesis dan translokasi karbon dioksida (CO2).

Silika yang terakumulasi pada daun padi berfungsi menjaga daun tetap tegak sehingga membantu penangkapan cahaya matahari dalam proses fotosintesis dan translokasi CO2 ke malai.

Unsur Si juga dapat mengurangi cekaman abiotik, seperti suhu, radiasi cahaya, angin, air, dan kekeringan, serta meningkatkan resistensi tanaman terhadap cekaman biotik, seperti serangan penyakit dan hama.

Unsur Silika juga memperkuat jaringan tanaman sehingga lebih tahan terhadap serangan penyakit dan hama.

Pertanyaannya dimana kita memperoleh unsur hara Silika tersebut?

Sumber-Sumber Unsur Hara Silika

Menurut Husnain, sumber hara Silika untuk tanaman padai dapat diperoleh dari sumber berikut:
Sumber Bahan Organik

  • Jerami, mengandung SiO2 hingga 20% atau lebih dan merupakan sumber utama Si yang mudah tersedia. Aplikasi jerami ke dalam tanah sawah meningkatkan kandungan Si tersedia menjadi dua kali lipat dibanding tanpa jerami.
  • Sekam padi, umumnya proporsinya 20% dari bobot gabah. Sekam mengandung 20% SiO2 sehingga merupakan salah satu sumber Silika yang potensial. Abu sekam padi merupakan sumber unsur Silika yang lebih baik dibandingkan dengan sekam. Namun, abu sekam padi yang dapat menjadi sumber Silika adalah yang dibakar pada suhu rendah dan waktu pembakaran yang lama.  Pembakaran sekam padi pada suhu tinggi akan mengubah bentuk Silika dalam tanaman menjadi kristal kristobalit yang sulit tersedia bagi tanaman.
  • Kompos, merupakan sumber unsur hara termasuk Silika karena mengandung sisa-sisa tanaman yang mengandung Si. Kompos jerami merupakan sumber utama Silika yang mengandung kurang lebih 20% SiO2.
  • Phytolith atau disebut pula biogenic Si. Unsur hara Silika dalam larutan tanah yang diserap tanaman langsung ditranslokasi ke bagian-bagian tanaman yang membutuhkan dan mengakumulasi Silika, yang selanjutnya akan menumpuk pada bagian tersebut sampai tanaman mati. Setelah tanaman mati, bagian tanaman tersebut akan kembali ke dalam tanah sebagai sumber stok Silika.

Silika dari limbah pabrik

  • Fly ash batu bara dan slag pabrik baja.  Limbah PLTU yang berupa fly ash selama ini hanya menumpuk dan belum dimanfaatkan.  Pada tahun 2006, limbah fly ash ini mencapai 2 juta ton. Fly ash batu bara mengandung Si sekitar 40%. Namun, selain SiO2, fly ash juga mengandung Fe2O3 dan Al2O3 sehingga penggunaannya sebagai sumber hara Si perlu mempertimbangkan kandungan Fe dan Al.
  • Campuran fly ash dengan kalium karbonat, magnesium hidroksida dan calcined yang dibakar pada suhu 900 0C.
  • Kalium silikat cair yang dihasilkan dengan melarutkan kalium silikat dan kalium karbonat dalam air, merupakan pupuk Si yang tersedia cepat bagi tanaman.
  • Slag pabrik baja, mengandung SiO2 tinggi namun perlu memerhatikan kandungan logam berat yang berbahaya bagi tanaman.
  • Silika gel, sekarang mulai banyak diproduksi dalam bentuk silika gel biasa maupun nano silika gel yang memiliki keunggulan sebagai pupuk Si yang cepat tersedia bagi tanaman.

Pupuk Silika Granul

Silikagranule

Beberapa pupuk Silika telah dijual secara komersial di luar negeri, terutama di Jepang dan Rusia seperti kalsium silikat slag, fuse magnesium fosfat, kalium silikat, porous hydrate kalsium silikat, dan silika gel.
Beberapa referensi mengemukakan besaran dosis Silikia yang diaplikasikan pada tanaman adalah sebagai berikut:

  • Makarim et el menyebutkan untuk lahan sawah optimal (sawah irigasi) pupuk silikat diformulasikanmengandung SiO2 20-22%; P2O5 10-12%; dan dosis pemberiannya sebanyak 200 kg/ha.
  • Gufron (…) menyebutkan kebutuhan nutrisi silika pada tanaman golongan gramenae tergolong sangat tinggi, tanaman padi mengangkut silika 100-300 kg/Ha dan tanaman tebu mengangkut silika 500-700 kg/Ha dalam sekali panen.
  • Husnain et all , menyebutkan pupuk silica granul dengan kadar SiO3 (30%), pada lahan sawah terdegradasi, semua jerami padi dikembalikan ke tanah, dan diberi pupuk silika 1 ton per hektar.

Tenaz, Nutrisi Silika Cair

silika cair Tenaz Jika membandingkan dengan pupuk silika granul yang membutuhkan dosis antara 200 kg sampai 1 ton per hektar, kini dipasaran sudah tersedia pupuk atau nutrisi Silika dalam bentuk cair. Produk ini dijual dengan merek TENAZ. Silika Tenaz dibuat oleh Taminco dimana sekarang Taminco menjadi subsidiari dari EASTMAN, perusahaan yang bergerak pada perlindungan tanaman (crop protection) dan kimia lainnya dan dibuat di Belgia.

Spesifikasi Silika Tenaz adalah sebagai berikut:

  • Produk Taminco, Belgia; Taminco Technology
  • Patent produk : Patent WO/2011/120872
  • Dosis rendah pada padi : 1-2 lt/ha
  • Silika Tenaz dalam bentuk monomer yang mudah diserap tanaman
  • Kandungan silika Tenaz 1,3% dalam bentuk tersedia (siap diserap oleh daun/tanaman)
  • “Nutrisi” yang kompatibel dengan pestisida lain
  • Meningkatkan ketahanan terhadap “stress” yang akibat lingkungan biotik & abiotik
  • Mampu meningkatkan hasil.
  • Tidak beracun, & tidak memiliki residu pada tanah.
  • Kandungan mikro lainnya: Mo (10 ppm), Co (5 ppm), N (2,8%), dan K2O (0,6%)

Silika Tenaz lebih praktis dan ekonomis dibandingkan dengan silika granul dan dosis anjuran hanya membutuhkan 1-2 liter per hektar. Silika Tenaz sudah dilakukan pengujian dibeberapa Negara dan terbukti mampu meningkatkan hasil 10-20%, dan rata sebesar 10%.

Di Indonesia, Silika tenaz dipasarkan oleh PT. Rolimex Kimia Nusamas dan sudah banyak dikenal dikalangan petani padi. Menurut para petani dari berbagai tempat yang ditemui secara terpisah menyatakan Silika Tenaz terbukti memberikan hasil yang meningkat, selain efek yang terlihat pada fisik tanaman padi adalah batang yang tegak, tumbuh serempak, tidak mudah roboh, akan dan anakan banyak.

Sumber :

  • Gufron ….. dalam diponnanotech.blogspot.co.id. Silika (Si) : Hara Penting Pada Sistem Produksi Padi. Diponnanotech.blogspot.co.id
  • Husnain,… Sumber Unsur Hara Silika (Si) Untuk Pertanian. Balai Penelitian Tanah. Balai Penelitian Tanah, Bogor. Volume 33 Nomor 3, 2011
  • Husnain, Rosmimi, Ibrahim Adami, Adha Siregar, dan Sri Rochayati, …. Silica Fertilizer. Balai Penelitian Tanah, Bogor.
  • A.K. Makarim, E. Suhartatik dan A. Kartohardjono1. 2007. Silikon: Hara Penting pada Sistem Produksi Padi. Peneliti Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.
  • Bahan presentasi Tenaz, Taminco.

11 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *